pilihan +INDEKS
Wakil Bupati Kampar Hadiri Soft Launching Kebun Raya Universitas Pahlawan, Dorong Pelestarian Keanekaragaman Hayati
Bangkinang Kota – Bupati Kampar yang diwakili Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti menghadiri Soft Launching Kebun Raya Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, yang dilaksanakan di lingkungan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Bangkinang, Kamis (15/01/2026). Kedatangan Wakil Bupati Kampar di sambut lansung oleh Rektor Universitas Pahlawan Prof. Dr. Amir Luthfi.
Turut hadir pada kesempatan tersebut Perwakilan dari BRIN Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi Dr. Asep, Founder & President, BIMA Nexus Australia Pty Ltd Independent Scientific Researcher, Wirasoft Pty Ltd (Australia) Rudolf Wirawan, Ph.D, dan Jan Nadermeijer dari belanda.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti menyampaikan bahwa keberadaan Kebun Raya ini merupakan langkah strategis yang patut diapresiasi dan harus dibudayakan di Kabupaten Kampar, khususnya dalam upaya menjaga dan melestarikan alam.
“Ini harus kita budayakan di Kabupaten Kampar, bagaimana kita bersama-sama menjaga alam agar keanekaragaman hayati dapat terus dilestarikan untuk generasi yang akan datang,” ujar Wakil Bupati.
Ia menambahkan, pelestarian lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk institusi pendidikan, yang memiliki peran penting dalam edukasi dan penelitian terkait lingkungan hidup.
Sementara itu, Rektor Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Prof. Dr. Amir Luthfi, menyampaikan bahwa Kebun Raya ini merupakan bentuk nyata kepedulian Universitas Pahlawan terhadap ekosistem dan kelestarian lingkungan.
“Melalui Kebun Raya ini, kami ingin memastikan agar alam tetap terjaga sehingga dapat dinikmati oleh kita dan anak cucu kita di masa depan. Selain itu, masyarakat juga dapat melihat langsung dan belajar tentang kekayaan hayati yang kita miliki,” jelasnya.
Soft Launching ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati serta memperkuat sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan lembaga riset dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Kampar.
Prof. Amir Luthfi juga menegaskan bahwa pendirian Kebun Raya ini sejalan dengan dukungan Universitas Pahlawan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan penghijauan dan pelestarian lingkungan. Ia dengan bangga menyampaikan bahwa Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai merupakan Perguruan Tinggi Swasta pertama di Indonesia yang mengelola Kebun Raya.
Pada kesempatan yang sama, Dr. Asep, perwakilan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan komitmen Universitas Pahlawan dalam mengelola Kebun Raya.
“Kami berharap Kebun Raya Universitas Pahlawan ini dapat berkembang menjadi kebun raya yang sangat ikonik dan menjadi pusat edukasi, penelitian, serta konservasi,” ujarnya.
Sebagai bentuk penghargaan, BRIN juga menyerahkan Sertifikat Penghargaan kepada Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai sebagai Perguruan Tinggi Swasta Pertama di Indonesia yang Mengelola Kebun Raya.
Berita Lainnya +INDEKS
Komitmen Majukan Pendidikan, Bupati Kampar Tinjau Sejumlah Sekolah
Bangkinang Kota – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam memajukan dunia pendidikan ter.
Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Perkuat Stabilitas Harga dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah
BANGKINANG KOTA – Harga kebutuhan pokok hingga pertumbuhan ekonomi daerah menjadi perhatian.
Wakil Bupati Kampar Terima Audiensi Ketua DPC PA GMNI Kabupaten Kampar
Bangkinang Kota – Wakil Bupati Kampar, Dr. Misharti, S.Ag., M.Si., menerima audiensi Ketua .
Asosiasi Pokdarwis Kampar Resmi Dibentuk, Pemerintah Kabupaten Kampar inginkan Bersatu dalam satu wadah
Bangkinang Kota - Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) se-Kabupaten Kampar resmi menginisiasi pemben.
Terima Kunjungan PLN UP3 Bangkinang, Bupati Kampar Ahmad Yuzar: Apresiasi PLN dan Maksimalkan Pelayanan di Daerah 3T
Bangkinang Kota — Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. menerima kunjungan Manager PLN.
Sulap Lahan Gambut Jadi Kebun Melon, Petani Siak Buktikan Gambut Bisa Produktif
Dayun–Hamparan lahan gambut yang selama ini identik dengan kawasan rawan k.







