pilihan +INDEKS
Jamin Kesehatan Warga, Pemko Pekanbaru Lanjutkan Program UHC
PEKANBARU - Pemerintah pusat melalui Kementerian dalam negeri (Kemendagri) telah selesai melaksanakan evaluasi APBD tahun 2026 milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Selanjutnya, Pemprov Riau langsung menindaklanjuti evaluasi yang diberikan.
Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto mengatakan, setelah selesai menindaklanjuti evaluasi yang diberikan. Pihaknya langsung menyusun Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).
“Setelah selesai evaluasi tersebut kami langsung menyusun DPA -nya semua, termasuk juga menunjuk Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). InsyaAllah targetnya bisa segera digunakan,” katanya, Kamis (8/1/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Plt Gubri juga menyebutkan bahwa saat ini Provinsi Riau mengalami devisit sebesar Rp1,2 triliun. Namun, ia menyebut sudah memiliki cara untuk mengatasi defisit anggaran tersebut.
“Untuk mengatasinya, itukan ada belanja modal sekitar Rp600 miliar itu tidak usah dikerjakan. Kemudian juga bisa dilakukan pemotongan anggaran SPPD, biaya makan minum, tidak usah rapat di hotel. Jadi InsyaAllah bisa selesai,” ujarnya.
Selain itu, ia juga meminta para ASN melakukan tugas dengan penuh tanggung jawab dan meningkatkan kinerja di tahun 2026 ini, sehingga tunda bayar dan tunda salur bisa terselesaikan dengan secepatnya.
"Tahun 2025, tanggung jawab kita kepada masyarakat belum maksimal, terutama tunda bayar. Namun demikian, kita sudah mengupayakannya dengan sangat maksimal," ujarnya.
Pihaknya juga membentuk tim percepatan pendapatan daerah, tim ini nantinya akan menggali potensi-potensi pendapatan daerah yang masih bisa dimaksimalkan.
“Kami juga membentuk tim percepatan daerah, karena masih banyak potensi-potensi lain yang bisa kita dapatkan. Percayalah, kalau kita bekerja sama pasti akan selesai,” ajaknya.
Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama dengan DPRD Riau, telah mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau tahun 2026 sebesar Rp8,321 triliun. Pengesahan APBD Riau tahun 2026 tersebut dilaksanakan pada Rapat Paripurna di gedung DPRD Provinsi Riau, Sabtu (29/11/2025) malam.
Berita Lainnya +INDEKS
Disdik Riau Keluarkan SE Pembatasan Penggunaan Gawai di Sekolah
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Riau.
Harga TBS Kelapa Sawit Mitra Swadaya Riau Melonjak Tembus Rp 3.544 per Kg
PEKANBARU - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit mitra swadaya di Pro.
Awal Pekan, Tiga Daerah di Riau Bakal Diguyur Hujan Ringan, Lainnya Cerah Berawan
PEKANBARU - Awal pekan, Senin (26/1/2026) sebagian daerah di Provinsi Riau .
Jelang Akhir Masa Jabatan, KI Riau Prioritaskan Penyelesaian Sengketa Informasi
PEKANBARU - Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau menggesa penyelesaian sengketa informasi register.
Capacity Building TPAKD se-Provinsi Riau 2026 Resmi Digelar
PEKANBARU - Asisten II Setdaprov Riau, Helmi D resmi membuka Capacity Building Tim Percepatan Aks.
Pemprov Riau Dorong Lahirnya Perda Keterbukaan Informasi
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau, mendukung langkah dari Forum Indonesi.






.jpg)
