pilihan +INDEKS
Pj Walikota Pekanbaru Evaluasi Pendapatan dan Retribusi Daerah
PEKANBARU - Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru Risnandar Mahiwa S.STP M.Si, melakukan evaluasi terhadap pendapatan dan retribusi daerah. Evaluasi itu berlangsung dalam rapat yang dipusatkan di ruang rapat lantai 5 gedung utama kompleks perkantoran terpadu walikota di Tenayan Raya, Kamis (14/11/2024) sore.
Rapat turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Indra Pomi Nasution ST M.Si, Asisten I Masykur Tarmizi S.STP M.Si, Asisten II Drs Ingot Ahmad Hutasuhut, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dengan pendapatan dan retribusi. Dikatakan Risnandar, pada rapat tersebut dilakukan pembahasan mengenai langkah-langkah akhir tahun.
"Kita coba mengevaluasi terkait pelaksanaan anggaran," ungkapnya, usai memimpin rapat.
Ia menyampaikan, pelaksanaan anggaran tahun 2024 diawali oleh Pj walikota sebelumnya hingga tanggal 22 Mei dan dilanjutkan oleh Pj walikota baru dari tanggal 23 Mei hingga sekarang.
"Bersamaan dengan itu kita evaluasi, saya waktu masuk sudah dua kali mengeluarkan surat terkait efisiensi pelaksanaan kegiatan. Itu kita evaluasi tadi, apakah dilaksanakan atau tidak," ucapnya.
"Rupanya ada sedikit permasalahan yang perlu diperbaiki terhadap kegiatan untuk pelaksanaan anggaran," ulas Risnandar.
Untuk itu, ia meminta kepada seluruh OPD untuk lebih efektif dan mengefisienkan kegiatan-kegiatan.
"Bagi kegiatan-kegiatan yang tidak lagi memenuhi standar sesuai dengan surat (terkait efisiensi pelaksanaan kegiatan), tentunya itu tidak kami proses karena dari Bulan Juli sudah kami sampaikan. Karena penganggaran waktu itu terbatas," tegasnya.
Kemudian, terang Risnandar, dalam rapat itu juga dibahas terkait dana transfer baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang akan masuk di penghujung 2024 ini.
"Sekarang kami (pemko) masih menunggu terkait transfer dari pusat maupun provinsi. Kalau masuknya cepat, tentu bisa dicairkan keseluruhan. Tetapi kalau belum berproses, tentu kami juga belum bisa memproses," ujarnya.
Jika melihat potensi anggaran, Risnandar optimis kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan dan telah diterbitkan Surat Perintah Membayar (SPM), semuanya akan bisa dibayarkan.
"InsyaAllah kalau melihat SPM-SPM yang sudah masuk, InsyaAllah terbayarkan," paparnya.
Di samping menunggu dana transfer, Risnandar memerintah kepada OPD yang memiliki sumber pendapatan baik pajak maupun retribusi untuk terus bekerja keras mengejar target yang ditetapkan.
"Saya juga menghimbau kepada masyarakat wajib retribusi untuk bisa bekerjasama memberikan kewajiban kepada pemerintah sesuai peraturan perundang-undangan," tutupnya.
Berita Lainnya +INDEKS
Cuaca Cerah Berawan Dominasi Riau, BMKG Catat Hotspot Muncul Sembilan Titik
PEKANBARU - Cuaca di Provinsi Riau pada Senin (13/7/2026) diprakirakan rela.
Polda Riau Gelar Doa Bersama Lintas Agama
PEKANBARU - Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Daerah Riau mengge.
Sinergi Lintas Sektor Warnai Peresmian TVRI Creative Hub di Kota Pekanbaru
PEKANBARU — Langkah strategis Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Ria.
Dari Coretan Dinding ke Galeri Seni, Yuki Hidupkan "Bunga Tidur" di Artists Art Fair Pekanbaru
PEKANBARU - Bakat seni dapat tumbuh sejak usia dini ketika didukung oleh ru.
Plt Gubri Titipkan 4 Program Strategis Pemprov Riau ke Mahasiswa Kukerta Unri
PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi.
Ribuan Warga Antusias Padati Festival Talam Durian di Kota Pekanbaru
PEKANBARU - Menyambut perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-242 Kota Pekanbaru.







.jpg)