pilihan +INDEKS
Perkara Kepegawaian, Kabag Hukum Fendro : Masih Proses, Siapa Yang Mengabaikan?
BENGKALIS, narasiberita.id - Menjawab pernyataan Kuasa Hukum Penggugat (Dola Triana) yang menyatakan Bupati Bengkalis mengabaikan putusan PTUN (pada berita media online aktualbersuara.id tanggal 12 Juli 2024 Bupati Bengkalis Abaikan Putusan PTUN Pekanbaru, Kuasa Hukum: Kita Laporkan ke Ombudsman RI).
Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Bengkalis memberi penjelasan bahwasanya perkara kepegawaian tersebut masih dalam tahap proses peradilan yang saat ini sedang tahap banding di PT TUN MEDAN, dapat disimpulkan putusan pengadilan pertama/PTUN tersebut belum berkekuatan hukum tetap maka belum dapat dijalankan.
"Pemerintah Kabupaten Bengkalis tidak melakukan pengabaian terhadap putusan PTUN tersebut hanya saja putusan tersebut belum berkekuatan hukum tetap. Hingga saat ini hak-hak kepegawaian Dola Triana masih didapatkannya seperti gaji dan tpp maka sangat jelas tidak ada pengabaian yg dilakukan oleh Bupati," tegas Kepala Bagian Hukum Setda Fendro.
Kepala Bagian Hukum juga menjelaskan bahwasanya berdasarkan Pasal 115 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara yang berbunyi "Hanya putusan Pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap yang dapat dilaksanakan".
"Menurut hemat saya sudah jelas regulasi yg mengatur bahwa putusan yang sudah berkekuatan hukum tetap/inkracht yang dapat dilaksanakan, sedangkan sekarang perkara masih proses banding di PT TUN MEDAN dan Kuasa Hukum Penggugat mengetahui itu dan juga Kuasa Hukumnya sudah membuat Kontra Memori Banding atas Memori Banding yang diajukan serta terkait mereka ingin melaporkan ke Ombudsman ya sah2 saja dan silahkan karena itu hak mereka tapi ya Ombudsman pasti juga tidak sembarangan memproses aduan yang masuk karena kembali seperti yang saya ucapkan tadi bahwa perkara ini masih tahap banding dan belum inkracht pasti ombudsman memiliki prosedur sendiri dalam menindaklanjuti laporan/pengaduan masyarakat" tegasnya kembali.
"Terkait pernyataan Principal yang menyatakan non-job itu keliru, karena yang bersangkutan itu fungsional guru bukan pemangku jabatan struktural maka tidak ada yang namanya non-job, yang mana bersangkutan hanya dipindahkan tempat tugasnya saja bukan dinon-aktifkan kepegawaiannya" tambahnya.
Sebelumnya Kepala Bagian Hukum Mohd Fendro Arrasyid, S.H., M.H juga menyampaikan "kepada seluruh ASN agar bekerja sesuai dengan dimana ditempatkan oleh Pejabat Pembinaan Kepegawaian (PPK) sebab semua ASN telah menandatangani SURAT PERNYATAAN BERSEDIA DITEMPATKAN DIMANA PUN termasuk di luar negeri.
sumber : diskominfotik.bengkaliskab.go.id
Berita Lainnya +INDEKS
Sulap Lahan Gambut Jadi Kebun Melon, Petani Siak Buktikan Gambut Bisa Produktif
Dayun–Hamparan lahan gambut yang selama ini identik dengan kawasan rawan k.
Bupati Asmar Sidak RSUD Kepulauan Meranti, Tekankan Pelayanan Prima dan Empati Bagi Pasien
SELATPANJANG – Bupati Kepulauan Meranti, Asmar, melakukan inspeksi me.
Detik-detik Pemuda 21 Tahun Jatuh ke Sungai Kampar Usai Motornya Hantam Pagar Jembatan
KAMPAR - Malam yang semula biasa saja di atas Jembatan Rantau Berangin, Des.
Hari Pertama Masuk Sekolah, SMAN 1 Bengkalis Deklarasikan Anti Narkoba, Anti Perundungan, dan Anti LGBT
BENGKALIS – Mengawali tahun ajaran baru, Senin 13 Juli 2026, Sekolah Menengah Atas Negeri (.
Hari Kedua MTQ ke-44 Provinsi Riau, 28 Peserta Kafilah Kampar Akan Tampil Di Beberapa lokasi di Kuantan Singingi
Teluk Kuantan : Setelah kemarin berbagai lomba telah diikuti oleh Qari dan Qariah Kafilah Kampar,.
Catatan Hari Ini Ketua Harian LPTQ Kampar dari Arena MTQ ke-44 Riau Taluk Kuantan Kuansing, Selasa/30 Juni 2026
?????? ????? ????? ???? ??? ???? Kepada seluruh kafilah Kabupaten Kampar yang kami bangga.







