pilihan +INDEKS
Pastikan Penanggulangan Penyakit ATM Masuk APBD 2025, Pemkab Bengkalis Gelar Pertemuan
BENGKALIS, narasiberita.id - Guna memastikan penanggulangan penyakit Aids, Tuberkolosis, Malaria (ATM) masuk pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Bengkalis menggelar pertemuan perencanaan.
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Kesehatan (Dinkes) ini dibuka Bupati Bengkalis diwakili Asisten Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Andris Wasono di aula Hotel Surya, Selasa, 9 Juli 2024.

Disampaikan Andris, saat ini penyakit ATM masih menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat yang mesti diberantas.
Berdasarkan data dari Dinkes Bengkalis, pada 2023 saja ditemukan sebanyak 80 kasus Aids. Mirisnya lagi, hingga Juli 2024 telah ditemukan 46 kasus serupa.
"Tentunya angka kasus Aids ini menjadi kekhawatiran bagi kita semua. Apalagi kasus baru banyak terjadi dari kalangan pelajar, mahasiswa, ibu rumah tangga dan PNS", ungkap Andris.
.jpg)
Terkait tuberkolosis, memang terhitung 2023 Pemkab Bengkalis telah mencapai standar pelayanan minimal 100 persen terhadap terduga tuberkolosis.
Namun, muncul tantangan baru, yaitu adanya kasus tuberkolosis dengan resisten obat TB.
"Tentunya ini juga menjadi tantangan baru penanggulangan penyakit tuberkolosis di Negeri Junjungan", ungkapnya lagi.
.jpg)
Sedangkan kasus malaria, meskipun Kabupaten Bengkalis sudah mengantongi sertifikat dan dinyatakan bebas malaria sejak 2016. Namun dengan terjadinya wabah malaria di Rokan Hilir, tentunya perlu dilakukan langkah antisipatif, mengingat secara geografis Bengkalis berbatasan langsung dengan Rokan Hilir.
Ditegaskan Andris, pencegahan ATM tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Perlu sinergi dan kolaborasi banyak pihak. Oleh karenanya dukungan dan peran Perangkat Daerah non kesehatan sangat diperlukan. Termasuk peran PKK, BUMD, dunia usaha dan perbankkan.

"Untuk itu melalui forum ini, kami berharap kita semua dapat menyusun strategi dan langkah-langkah percepatan pengendalian ATM, agar target pencapaian pengendalian penyakit ATM di Negeri Junjungan dapat segera kita tuntaskan ", harapnya mengakhiri.
Sementara itu dalam laporannya, Plt Kepala Dinkes Bengkalis, Ermanto memaparkan kegiatan yang diikuti sedikitnya 55 peserta dari berbagai elemen stakeholder itu bertujuan untuk membuat sebuah rumusan guna mendukung dalam pencegahan penyakit ATM.
"Sehingga kedepannya kita memiliki rumusan RKA APBD yang dapat disepakati dan akan diusulkan pada APBD 2025 dan seterusnya. Agar target nasional pada 2030 mendatang, penyakit menular tersebut dapat dieleminasi di Kabupaten Bengkalis," pungkasnya.

Pertemuan ini juga melibatkan Dirjen Pembangunan Daerah Kemendagri Republik Indonesia yang dihadiri Chaerul Dwi Sapta secara daring. Narasumber lainnya, Koordinator RSSH ATM Provinsi Riau, Dedi Parlaungan.
Berita Lainnya +INDEKS
Musda ke V HIMPAUDI Kabupaten Kampar, Usung Tema Peningkatan Profesionalisme Organisasi
Bangkinang Kota – Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPA.
Pengurus FKPP Kampar Periode 2026–2030 Resmi di Kukuhkan
Bangkinang Kota – Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kampar, Syahrizal, MM me.
Pj Sekda Kampar Hadiri Sidang Pleno Laporan Tahunan Pengadilan Negeri Bangkinang Kelas 1B
Bangkinang Kota - Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos, MT yang diwakili oleh Pj Sekda Kampar Ardi.
Gesa pembangunan dan penataan Bangunan, Prasarana dan kawasan, Bupati Kampar Adakan Silaturahmi dengan Kepala BPBPK Provinsi Riau
Bangkinang Kota – Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos, MT melaksanakan silaturahmi dan pertemu.
Wakil Bupati Kampar Bersama Plt Ketua Dharma Wanita Kabupaten Kampar Launching Program Sehat dan Bugar Bersama DWP
Bangkinang Kota – Wakil Bupati Kampar Dr.Hj. Misharti, S.Ag M.Si bersama Plt. Ketua Dharma .
Gotong Royong Perkuat Kebersamaan Pegawai KUA Kecamatan Salo
Salo — Guna memupuk rasa kebersamaan dan tanggung jawab bersama, Kantor Urusan Agama (KUA) .




.jpeg)


