pilihan +INDEKS
Harga Bahan Pokok Tertentu Turun, Pekanbaru Deflasi di Akhir Maret
PEKANBARU, reportaseaktual.com - Pekanbaru mengalami deflasi 0,17 persen pada akhir Maret. Hal ini dipengaruhi turunnya harga bahan pokok yang gampang bergejolak.
Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Indra Pomi Nasution, Kamis (6/4). "Ternyata, inflasi nasional juga mengalami penurunan 0,3 persen," katanya.
Sebenarnya, inflasi dapat dikendalikan jika masyarakat mengatur pola belanja. Masyarakat cukup membeli keperluan sesuai kebutuhan.
"Jangan beli barang hanya untuk disimpan di rumah dalam jangka waktu tertentu. Agar, barang-barang yang tersebut juga bisa dibeli oleh keluarga lain," ucap Indra Pomi.
Sementara itu, deflasi itu disebabkan turunnya sejumlah harga bahan pokok tertentu muda bergejolak. Bahan pokok mudah bergejolak itu antara lain, cabai, bawang, dan beras.
"Turunnya harga bahan pokok tertentu itu bukan karena daya beli masyarakat menurun. Daya beli masyarakat cukup baik. Hal itu terlihat dari pertumbuhan ekonomi yang mencapai 6,85 persen," jelas Indra Pomi. (Kominfo11/RD5)
Berita Lainnya +INDEKS
Komitmen Majukan Pendidikan, Bupati Kampar Tinjau Sejumlah Sekolah
Bangkinang Kota – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam memajukan dunia pendidikan ter.
Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Perkuat Stabilitas Harga dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah
BANGKINANG KOTA – Harga kebutuhan pokok hingga pertumbuhan ekonomi daerah menjadi perhatian.
Wakil Bupati Kampar Terima Audiensi Ketua DPC PA GMNI Kabupaten Kampar
Bangkinang Kota – Wakil Bupati Kampar, Dr. Misharti, S.Ag., M.Si., menerima audiensi Ketua .
Asosiasi Pokdarwis Kampar Resmi Dibentuk, Pemerintah Kabupaten Kampar inginkan Bersatu dalam satu wadah
Bangkinang Kota - Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) se-Kabupaten Kampar resmi menginisiasi pemben.
Terima Kunjungan PLN UP3 Bangkinang, Bupati Kampar Ahmad Yuzar: Apresiasi PLN dan Maksimalkan Pelayanan di Daerah 3T
Bangkinang Kota — Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. menerima kunjungan Manager PLN.
Sulap Lahan Gambut Jadi Kebun Melon, Petani Siak Buktikan Gambut Bisa Produktif
Dayun–Hamparan lahan gambut yang selama ini identik dengan kawasan rawan k.







