pilihan +INDEKS
Dishub Pekanbaru Gelar FGD Evaluasi Penyelenggaraan Perparkiran
PEKANBARU, reportaseaktual.com - Guna meminta masukan dari berbagai pihak terkait pengelolaan perparkiran di Kota Pekanbaru, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menggelar Focus Group Discussion (FGD).
FGD evaluasi penyelenggaraan perparkiran di Kota Pekanbaru dengan dasar Peraturan Walikota (Perwako) Nomor 38 Tahun 2020, yang diselenggarakan di Hotel New Hollywood, Senin (6/3) pagi, dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru, Indra Pomi Nasution, Kepala Dishub, Yuliarso didampingi Kepala UPT Parkir Radinal.
Acara FGD evaluasi perparkiran dihadiri berbagai pihak, baik dari akademisi, anggota DPRD, kepolisian dan OPD terkait dilingkungan Pemko Pekanbaru dan mahasiswa.
Sekdako Pekanbaru, Indra Pomi Nasution usai menghadiri acara FGD mengatakan, acara yang dilakukan untuk meminta masukan dari berbagai pihak, baik dari akademisi yang hadir sebagai narasumber.
"Tadi sudah kita buka diskusinya. Ada tiga narasumber, pertama bapak Profesor Ilham, kemudian ada juga mantan Sekda dari Kalimantan, kemudian ada dari IPDN. Tiga panelis ini berbicara tentang kebijakan-kebijakan di pemerintahan. Harapan kita dari diskusi ini, ada perbaikan-perbaikan, bagaimana perparkiran ini kedepannya. Baik dari sisi penataan perparkiran di kota Pekanbaru maupun dari sisi pendapatan," terang Indra Pomi Nasution.
Yang paling penting, dikatakan Indra Pomi Nasution, bagaimana perparkiran di Pekanbaru bisa lebih tertib kedepannya.
"Dan bagaimana perparkiran ini bisa bergeser dari parkir bayar biasa beralih ke digital. Jadi kedepan itu ada mesin parkir menggunakan QRIS, dan lain-lain," ujarnya.
Untuk pengelolaan parkir yang ada saat ini, lanjutnya, pengelolaan parkir di Kota Pekanbaru termasuk baik di Indonesia. Dan untuk pendapatan, menurutnya, dibanding sebelumnya, sudah lebih baik.
"Dari sisi pendapatan daerah, dibanding yang lalu, ini lebih baik. Karena targetnya jelas dan kendala-kendalanya bisa di inventarisir," pungkasnya.
Hal senada disampaikan Kepala Dishub Kota Pekanbaru, Yuliarso. Lewat ruang diskusi yang diselenggarakan saat ini, jika ada kebijakan yang dianggap tidak berpihak kepada masyarakat, tentunya ada evaluasi yang akan dilakukan.
"Hari ini kita siapkan ruang untuk berdiskusi, jadi ini adalah kebijakan pemerintah kota yang sudah di implementasikan kepada masyarakat kota Pekanbaru. Selama dua tahun berjalan, tentu kita perlu evaluasi. Jika memang seperti apa yang disampaikan narasumber tadi, jika memang kebijakan ini tidak berpihak kepada masyarakat, tentu kita akan evaluasi. Apakah itu kita perbaiki, kita ganti, atau hal lain yang mengarah ke yang lebih baik," ucapnya.(Kominfo9/RD3)
Berita Lainnya +INDEKS
Wujudkan Kampar Bersih Narkoba, Pemerintah Daerah dan Polri Perkuat Sinergitas
KAMPAR – Wakil Bupati Kampar, Misharti, memimpin langsung Apel K.
Ratusan KK Menanti, Jembatan Gajah Bertalut Akan Putus Isolasi Geografis
KAMPAR KIRI HULU – Pembangunan Jembatan Gantung Gajah Bertalut y.
Tindaklanjuti SE Mendagri, Pemerintah Kabupaten Kampar Terbitkan Surat Edaran Transformasi Budaya Kerja ASN
Bangkinang – Pemerintah Kabupaten Kampar secara resmi menerbitkan Surat Edaran Bupati Kampa.
Bupati Kampar Pimpin Rapat Terkait Surat Edaran Mendagri Tentang Transformasi Budaya Kerja ASN di Lingkungan Pemerintah Daerah
Bangkinang Kota,- Bupati Kampar Ahmad Yuzar.S.Sos.MT pimpin rapat terkait surat edaran transforma.
Disaksikan Menteri LH, Bupati Siak Teken MoU PSEL Mengubah Sampah Jadi Listrik
PEKANBARU – Pemerintah daerah di Provinsi Riau menandatangani nota ke.
Safari Ramadhan Di Gunung Sahilan, Wakil Bupati Kampar Dr Misharti S.Ag M.Si ; Bersatu, Solid Wujudkan Cita-cita Kabupaten Kampar
Gunung Sahilan - Wakil Bupati Kampar Dr Misharti S.Ag M.Si memimpin tim 2 Safari Ramadhan Pemerin.







.jpg)